Kisah ini tidak ada satu orang pun yang tau kecuali si cecenguk hermawan yang mengaku wartawan radar kerinci, karena ane gk ceritakan sama siapa pun. tapi ane pernah cerita ama temen ngajar TPA yg biasa di panggil buya yas. cm gak semua ane ceritakan secara blak blakan, ane cuma bilang kalau hermawan bukanlah tipikal orng yg baik.
Well, sedikit kisah spt ini, selain menulis dia punya bisnis sampingan, yaitu mengkreditkan pakaian di kampung2, dia mengambil barang dengn cara mengkedit juga. termasuk kredit beberapa lusin pakaian batik, blouse dan gamis dari kedai ibu angkat ane.
janjinya 2 minggu akan di lunasi, tapi sampai satu bulan belum nampak batang hidung peseknya, pada akhir bulan dia datang belum bayar hutang dia pilih beberapa baju batik anak kemudian dia cari2 dompet dia bilang dompetnya ketinggalan. dia mau ambil donmpet, karena khawatir dia kbur ma2 minta, ane ikut dia yg katanya bermalam di wisma kayu manis.
dengan berat hati ane trpaksa mengikutinya.
maka terjadilah keributan di wisma tsb..
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
※makasih udah mampir:) comentnya mana ney:)※